MEDAN - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara melakukan razia rutin di tempat hiburan malam Elegant, Jl Gatot Subroto, Medan Petisah, Sabtu (25/2/2017) dinihari. Dalam razia ini, sejumlah pengunjung yang positif narkoba terjaring.
Saat razia berlangsung, ada hal lucu terjadi. Salah seorang remaja bernama Sulastri tampak kebingungan ketika dirazia petugas.
Ia berulangkali menoleh ke kanan dan ke kiri lantaran masih dibawah pengaruh narkoba. Saat ditanya petugas, remaja berbaju merah muda ini mengaku baru saja memakan pil diduga ekstasi.
"Tadi saya sama kawan ke sini. Kawan saya entah di mana ini bu," ungkap warga Kampung Lalang, Sunggal ini dengan bola mata berputar-putar dan mulut komat-kamit.
Lantaran masih dibawah pengaruh narkoba, polisi wanita dari Sabhara Polrestabes Medan kemudian meminta Sulastri untuk berdiri tegak. Lalu, remaja yang ditaksir berusia 20 tahun ini diminta memperagakan senam.
Saat diminta melakukan senam, Sulastri tampak kesulitan. Badannya seolah ingin berjoget hendak menikmati bius narkoba.
"Sudah, minum kamu dulu. Setelah ini kamu tes urine," kata sejumlah polwan. Dari hasil tes urine, Sulastri positif menggunakan narkoba diduga jenis ekstasi.
Kepala Bagian Operasional Polrestabes Medan, AKBP Doni Sembiring mengatakan, razia gabungan yang dilakukan di hiburan malam Elegant Jl Gatot Subroto, Medan Petisah sebenarnya ingin mengincar pengedar narkoba di lokasi tersebut.
Namun, saat razia berlangsung, target operasi tidak kelihatan.
"Ada TO (target operasi) yang tengah kami buru. Namun, belum ada kami temukan saat razia berlangsung," ungkap Doni, Sabtu (25/2/2017).
Ia mengatakan, razia ini dilakukan berdasarkan perintah Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho. Atasannya meminta, agar hiburan malam di Kota Medan bersih dari peredaran narkoba.
"Razia seperti ini akan terus kami lakukan dalam rangka dan upaya memberantas narkoba di kalangan masyarakat. Kami tidak ingin, narkoba ini meracuni generasi muda," ungkap Doni.
Saat razia berlangsung, sambungnya, memang tidak ditemukan adanya barang bukti. Namun, dari hasil pengecekan urine, 21 Pengunjung positif narkoba.




