KLIKQQ - Inilah komplotan geng motor paling sadis. Anak polisi dipukuli hingga mati, pacarnya diperk0sa ramai-ramai hingga tewas. Ya Allah! Ngeri kali ah…
Para pelaku yang berjumlah 8 orang telah
ditangkap Polres Cirebon. Seluruhnya merupakan anggota Geng Motor
Moonraker. Sementara korbannya adalah RR (18), dan pacarnya, V (17). RR
diketahui anak anggota polisi dari Sat Narkoba Polres Cirebon.
“Para pelaku sudah ditangkap kemarin, Kamis (1/9/2016). Sementara peristiwanya terjadi pada Sabtu malam (27/8/2016) pukul 22.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Pol Yusri Yunus, tadi malam.
Kombes Yusri mengatakan, awalnya kedua
korban dikira tewas akibat kecelakaan lalulintas. Karena jasad pasangan
kekasih itu ditemukan bersimbah darah di Jalan Lintas Talun, Kabupaten
Cirebon.
Namun saat korban akan dimakamkan,
polisi menemukan sejumlah kejanggalan pada tubuh korban. Penyelidikan
pun dilakukan, akhirnya didapatkan fakta RR dan V tewas setelah
mengalami penganiayaan berat dan pemerk0saan.
“Dugaan pembunuhan semakin kuat setelah teman-teman korban yang merupakan mantan anggota Geng Motor XTC membuat laporan ke polisi,” imbuhnya.
Berdasarkan fakta di lapangan dan
laporan teman-teman korban, petugas langsung melakukan pengembangan.
Akhirnya dugaan pembunuhan tersebut terbukti, ternyata RR dan V tewas
dibunuh anggota Geng Motor Moonraker.
“Para pelaku ditangkap di Jalan Perjuangan Majasem, Kampung Situgangga, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon,” tambahnya.
Saat diperiksa, para tersangka mengakui semua perbuatannya dan menjelaskan kronologis perbuatan bejat mereka.
“Korban RR dikeroyok dan dianiaya sampai meninggal. Sementara pacarnya diperk0sa secara bergiliran oleh para pelaku hingga tewas,” terangnya.
Kejadian berawal saat RR dan V dan
beberapa rekannya sedang mengendarai sepeda motor. Saat melintas di
depan SMP 11 Kali Tanjung, mereka dilempari batu anggota Geng Motor
Moonraker.
Korban dan teman-temannya kabur dan
langsung dikejar anggota geng motor tersebut. Sial, RR dav V yang
berboncengan sepeda motor berhasil dipepet para pelaku.
“Korban dipukul pakai bambu hingga jatuh di fly over Kepongpongan Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, sementara rekan korban yang lain kabur,” jelasnya.
Para pelaku lalu membawa RR dan V ke
tempat sepi, persisnya di halaman SMP 11 Kali Tanjung. Di tempat itu, RR
dipukuli hingga tewas. Sementara V setelah dipukuli, lalu diperk0sa
oleh 8 pelaku hingga ajal menjemput.
“Untuk mengelabui polisi, mereka membuang jasad kedua korban di TKP awal, yakni Fly Over Kepongpongan. Jadi seolah-olah mereka korban laka lantas,” ucapnya.
Disebutkan Kombes Yusri, 8 pelaku yang
diamankan polisi adalah Jaya (23), Supriyanto (19), Eka Sandi (23), Hadi
Saputra (23), Eko Ramadani (27), Sudirman, Saka, dan Rifalso Wardhana.
“Korban RR adalah anak Aiptu Rudiana, anggota Sat Res Narkoba Polres Cirebon. Kasusnya masih terus dikembangkan,” pungkasnya.




