AMAN DAN TERPERCAYA

RESMI DAN CUKUP 2 MENIT PROSES DP/WD Jika ada hal yang masih belum kamu pahami seputar game atau transaksi taruhan. Anda dapat bertanya langsung kepada customer service yang dapat dihubungi melalui live chat. Dan kamu juga akan dibantu saat ingin membuat akun di situs judi tersebut.

Rabu, 31 Agustus 2016

serverpkv

Syahrul Yasin Limpo dicopot, loyalis bungkam, AMPG siaga



KLIKQQ -  Syahrul Yasin Limpo salah satu kader terbaik Partai Golkar di Sulawesi Selatan. Namun kini, Syahrul harus menerima keputusan DPP Golkar mencopotnya dari Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan.

Syahrul yang juga Gubernur Sulsel ini berkiprah di Golkar bukan setahun dua tahun, bisa dibilang sudah puluhan tahun. Bahkan dia pernah berkisah, dirinya memulai karir di Golkar mulai dari anak ranting, hingga ke tingkat provinsi.

"Saya selalu memenangkan Partai Golkar," kata Syahrul kala itu.

Di bawah Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Syahrul harus rela melepas jabatannya. Novanto menunjuk Ketua Harian Golkar Nurdin Halid sebagai pelaksana tugas DPD I Golkar Sulsel untuk sementara.

Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPP Partai Golkar, Yorrys Raweyai mengatakan, Syahrul sudah dua periode menjabat ketua DPD I Golkar. Menurut dia, Syahrul juga tak kunjung menggelar musda, sehingga terpaksa harus dicopot.

"14 Daerah yang telah habis masa baktinya dan itu ditargetkan sebelum Oktober harus segera di Musda kan. Untuk melaksanakan Musda harus ada Plt. Plt itu harus aturannya sesuai AD/ART harus dari pengurus harian dari DPP," jelas Yorrys saat dihubungi merdeka.com, Rabu (31/8).

Sosok Syahrul sudah tak asing lagi di mata kader Golkar, khususnya wilayah Sulawesi Selatan. Bahkan saat Syahrul mencalonkan diri sebagai caketum Golkar di Munaslub melawan Setya Novanto, suara Syahrul cukup diperhitungkan, yakni 27 suara. Nomor empat terbanyak dari delapan calon bersaing.

Pasca pencopotan ini, loyalis Syahrul tak mau banyak komentar. Mereka diam seribu bahasa. Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Zulkarnain Arif sempat menyatakan protes dengan keputusan Setya Novanto itu. Protes dilakukan Zulkarnain melalui portal media lokal.

Zulkarnain berpendapat
pergantian tersebut tidak prosedural karena harusnya menunggu hingga Musda selesai digelar. Sikap DPP Partai Golkar dinilainya tidak terpuji. 

Namun ketika merdeka.com mengonfirmasi terkait komentar itu, dia mendadak bungkam.

Adapun para wakil ketua DPD I Partai Golkar Sulsel lainnya seperti Faroukh M Beta, Arfandy Idris dan Maqbul Halim, memilih tutup mulut saat dimintai pendapat soal SK penunjukan Nurdin Halid itu.

Faroukh M Beta bahkan mengaku tidak tahu karena sudah tiga hari berada di jakarta dan mengarahkan konfirmasi ke Mohammad Roem. Sikap yang sama juga dari Arfandy Idris dan Maqbul Halim.

Saat ditanya pendapatnya soal Zulkarnain Arif sesama kader Golkar yang blak-blakan membelaSyahrul Yasin Limpo yang juga Gubernur Sulsel itu, ketiganya juga malas berkomentar.

"Tanya saja Pak Zulkarnain Arif soal itu. Soal terbitnya SK pergantian tersebut, itu sudah keputusan partai. Begini saja, tanya Pak Roem lebih jelasnya," kata dia. 

Suasana politik pasca Syahrul dicopot nampaknya juga kurang baik terjadi di Sulsel. Sejak pukul 17.00 wita tadi, Rabu, (31/8), sekiranya 50 personel Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) DPD II Parepare mendatangi sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel di jl Botolempangan,Makasar.

Beredar informasi,baret loreng kuning ini hendak mengadang kelompok-kelompok yang tidak hormat dengan penerbitan SK pergantian Syahrul Yasin Limpo. Mereka ingin menertibkan suara-suara yang protes dilakukan oleh pendukung Syahrul.

Namun Syamsul Latanro, ketua AMPG DPD II Parepare yang ditemui di tengah anggota-anggotanya membantah isu itu. Dia mengatakan, kedatangan mereka ke sekretariat partai berlambang beringin itu hanya jalan-jalan.

Tidak ada maksud lain, termasuk tidak ada hubungannya dengan situasi terkini di kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel.

"Kita hanya datang di sini untuk menjaga marwah dan simbol-simbol partai," kata Syamsul berdalih, seraya menolak beri keterangan lebih jauh.
Syahrul sendiri mengaku tidak masalah dicopot sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel. Dia hanya menitip pesan agar Golkar solid dan tidak diperdagangkan oleh pihak-pihak tertentu.
Yang penting adalah Partai Golkar tetap jalan dengan baik dan bisa berfungsi untuk rakyat. Jangan partai ini dipakai dagang-dagang, dipakai lobi-lobi," kata Syahrul saat ditanya awak media di kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (30/8).

Dia menilai, dirinya pengabdi kepada negara, pengabdi kepada rakyat dan kepada partai. Oleh karenanya, kata Syahrul, jika semangatnya adalah mengabdi berarti jabatan itu bukan sesuatu yang penting.

"Saya berharap Partai Golkar yang ada tetap solid supaya jadi contoh. Lakukan demokrasi dengan baik," tutur mantan calon ketum Golkar yang berseteru dengan Setya Novanto di Munaslub Golkar.





serverpkv

About serverpkv -

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :